14Kurtubi-405x270

Dorong Pembangunan Bypass Lembar, Kurtubi Minta Perintah Presiden Direalisasikan

function popupCenter(pageURL, w,h) {var left = (screen.width/2)-(w/2);var top = (screen.height/2)-(h/2);var targetWin = window.open (pageURL, '_blank','toolbar=no, location=no, directories=no, status=no, menubar=no, scrollbars=no, resizable=no, copyhistory=no, width='+w+', height='+h+', top='+top+', left='+left);}function pinIt(){var e = document.createElement("script");e.setAttribute('type','text/javascript');e.setAttribute('charset','UTF-8');e.setAttribute('src','https://assets.pinterest.com/js/pinmarklet.js?r='+Math.random()*99999999); document.body.appendChild(e);}

Mataram,NTB – Anggota DPR RI Dapil NTB, Kurtubi meminta kepada menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) agar melaksanakan perintah Presiden Joko Widodo yang akan membangun jalan bypass dari Lembar, Lombok Barat ke Kayangan, Lombok Timur.

Kurtubi sendiri hadir dan mendengar langsung ketika Jokowi berjanji dalam acara puncak Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2016 lalu. “ Saya juga hadir waktu itu, mohon menteri alokasikan dananya untuk bangun bypass Lembar-Kayangan, “ ucap Kurtubi, Minggu, (8/10)

Ditegaskan, apabila Kementerian PUPR tidak menganggarkan proyek jalan tersebut, itu sama artinya tidak melaksanakan kebijakan Presiden. Apalagi, Jokowi berjanji waktu itu di atas panggung dan disaksiakan langsung oleh ribuan undangan.

Selain itu, kebijakan Presiden Jokowi sudah jelas untuk memperkecil kesenjangan antar daerah.

Dalam hal ini NTB harus bisa sejajar dengan daerah lain di bagian barat seperti Provinsi Bali, Jatim, Jateng, Jabar dan seterusnya. “Saudara Basuki Hadimuljono, selaku menteri sudah waktunya memperhatikan NTB,” katanya. Kurtubi mengaku berteman baik dengan menteri tersebut. Ia selaku wakil rakyat Dapil NTB akan berjuang keras melakukan komunikasi demi terwujudnya jalan bypass Lembar-Kayangan.

“Beliau teman saya (saaat kuliah) di Colorado,”sebutnya.

Menurut Kurtubi, untuk membangun bypass Lembar-Kayangan bukanlah proyek besar bagi APBN. Apabila ada keinginan, maka akan mdah disiasati dalam anggaran. “ Mohon agar Pak Menteri mengalokasikan dana yang memadai untuk membangun jalan negara Lembar-Kayangan yang panjangnya relatif pendek dalam ukuran nasional. Namun punya manfaat besar dalam mengangkat ekonomi NTB. Terlebih jalan ini pasti akan sangat mendukung untuk segera memulai pembangunan Global Hub Kayangan,’ tandasnya.

Bypass Lembar-Kayangan panjangnya mencapai 103 km. Proyek ini rencananya akan menelan anggaran sekitar Rp 4,7 trilliun.

Sumber : Koran Radar Lombok, hal. 1, Senin 9 Oktober 2017