Sahat Silaban1

Sahat Silaban

function popupCenter(pageURL, w,h) {var left = (screen.width/2)-(w/2);var top = (screen.height/2)-(h/2);var targetWin = window.open (pageURL, '_blank','toolbar=no, location=no, directories=no, status=no, menubar=no, scrollbars=no, resizable=no, copyhistory=no, width='+w+', height='+h+', top='+top+', left='+left);}function pinIt(){var e = document.createElement("script");e.setAttribute('type','text/javascript');e.setAttribute('charset','UTF-8');e.setAttribute('src','https://assets.pinterest.com/js/pinmarklet.js?r='+Math.random()*99999999); document.body.appendChild(e);}

Lahir di Tapanuli Utara 19 Januari 1960, Sahat Silaban sebelumnya adalah pengusaha sukses di Jakarta dan Ketua Marga Silaban Indonesia sekaligus Ketua Marga Silaban se Dunia. Kini ia terpilih menjadi anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Sumatera Utara II dengan mengantongi 67.555 suara.

Sahat Silaban pernah menduduki jabatan sebagai Ketua Bidang Humas GAPENSI (Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia).  Masa kecil dan remajanya dihabiskan di kampong halamannya, Tapanuli Utara. Lulus STM Negeri DOLOK SANGGUL HUMBAHAS ia hijrah ke Jakarta dan sempat mengenyam pendidikan di Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN).

Pengalaman dalam memimpin perusahaan membuatnya dipercaya menjadi Ketua Dewan Pertimbangan GAPEKSINDO Jakarta Selatan.  Tidak hanya itu, Ia juga dipercaya menjadi salah satu pemimpin di GAPENSI (Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia) Jakarta Selatan.

Di bidang sosial ia pernah mendirikan Koperasi Serba Tani Pomal di Humbahas, selain mengetuai panitia pendirian Gereja HKBP Pamulang. Ia juga pernah memimpin Panitia Kerja Pembentukan Kabupaten Humbahas. Berasal dari keluarga yang bukan orang berada tidak membuat ia merasa kecil. Ia terus berbuat untuk sesamanya dan hal inilah yang membuatnya mudah memenangkan suara di daerah pemilihannya.

Keterlibatannya didalam politik dimulai tatkala ia menyadari bahwa kedermawanan sosial yang dimiliki tidak hanya boleh berhenti pada semangat filantropisme. Saat melihat pidato pendiri Ormas Nasional Demokrat, Surya Paloh, jiwa politiknya tergugah untuk mengartikulasikan kepentingan filantropisnya. Untuk itulah ia bergabung di Partai Nasdem.

Pria yang dikaruniai 3 orang anak ini kini duduk sebagai Anggota DPR RI pada komisi V  bidang; Transmigrasi, Desa, Daerah Tertinggal, Pekerjaan Umum dan Perumahan.